Rabu, 24 Februari 2010

KEMAMPUAN EARNINGS DAN ARUS KAS DALAM MEMPREDIKSI EARNINGS DAN ARUS KAS MASA DEPAN Studi Empiris Pada Perusahaan Industri Barang Konsumsi

KEMAMPUAN EARNINGS DAN ARUS KAS
DALAM MEMPREDIKSI EARNINGS
DAN ARUS KAS MASA DEPAN
Studi Empiris Pada Perusahaan Industri Barang Konsumsi


ABSTRAK

Prediksi earnings dan arus kas pada analisis keuangan digunakan sebagai alat bantu untuk mengurangi resiko ketidakpastian dalam pengambilan keputusan-keputusan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mendapatkan bukti empiris mengenai kemampuan earnings dan arus kas dalam memprediksi earnings dan arus kas masa depan serta untuk mendapatkan bukti empiris apakah prediktor earnings memberikan kemampuan prediksi incremental terhadap arus kas jika digunakan secara bersama-sama dengan prediktor arus kas.

Teknik pengambilan sampel yang digunakan menggunakan purposive sampling. Sampel yang diambil sebanyak 34 perusahaan pada industri barang konsumsi yang terdaftar di BEJ selama periode 2001-2004, dengan menggunakan metode statistik regresi linier. Analisis juga dilakukan terhadap data yang telah dideflasi dengan faktor deflator indeks harga konsumen (Consumer Price Index). Data earnings dan arus kas yang digunakan dalam pengujian hipotesis dalam penelitian ini merupakan data laporan keuangan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember.
Hasil pengujian hipotesis pertama tanpa atau dengan deflator menunjukkan, baik prediktor earnings maupun arus kas sebagai prediktor earnings mempunyai kemampuan yang signifikan dalam memprediksi earnings masa depan. Akan tetapi nilai adjusted R square prediktor earnings lebih besar dibandingkan prediktor arus kas, sehingga prediktor earnings lebih baik dibandingkan prediktor arus kas dalam memprediksi earnings masa depan. Hasil pengujian hipotesis kedua, pengujian tanpa atau dengan deflator, prediktor earnings lebih baik dibanding prediktor arus kas dalam memprediksi arus kas masa depan, karena prediktor arus kas tidak mempunyai kemampuan yang signifikan dalam memprediksi arus kas masa depan. Pengujian ketiga, pengujian dengan atau tanpa deflator hasilnya yaitu prediktor earnings memberikan kemampuan prediksi inkremental terhadap arus kas.

Kata kunci: Earnings, arus kas, prediksi, prediktor, inkremental


SKRIPSI AKUNTANSI
SKRIPSI EKONOMI PEMBANGUNAN
SKRIPSI ILMU EKONOMI
SKRIPSI MANAJEMEN
SKRIPSI AKUNTANSI

HUBUNGAN KOMITE AUDIT TERHADAP KINERJA KEUANGAN MELALUI GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING

HUBUNGAN KOMITE AUDIT TERHADAP KINERJA KEUANGAN
MELALUI GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI
VARIABEL INTERVENING




ABSTRAK

Penelitian ini berjudul “Hubungan Komite Audit Terhadap Kinerja Keuangan Melalui Good Corporate Governance Sebagai Variabel Intervening” yang bertujuan untuk mengetahui hubungan Komite Audit, Manajemen laba sebagai proksi GCG terhadap Kinerja keuangan perusahaan di BEJ. Penelitian ini menggunakan Structural Equation Model (SEM
Penelitian ini mengambil sampel dari 100 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ selama tahun 2005-2006. Metode pengambilan sampel dengan cara purposive random sampling. Sampel yang diambil telah memenuhi syarat minimum pengujian dengan menggunakan AMOS. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa komite audit tidak berpengaruh terhadap manajemen laba dengan hasil koefisien regresi sebesar -0,067 dan kinerja keuangan dengan koefisien regresi 0,075, manajemen laba berpengaruh terhadap kinerja keuangan dengan koefisien regresi 0,313 dan Corporate Governance bukan merupakan variabel intervening.

Kata kunci: Corporate governance, manajemen laba, komite audit, kinerja keuangan


SKRIPSI AKUNTANSI
SKRIPSI EKONOMI PEMBANGUNAN
SKRIPSI ILMU EKONOMI
SKRIPSI MANAJEMEN
SKRIPSI AKUNTANSI

HUBUNGAN BIAYA KEAGENAN, RESIKO PASAR DAN KESEMPATAN INVESTASI DENGAN KEBIJAKAN DIVIDEN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKART

HUBUNGAN BIAYA KEAGENAN, RESIKO PASAR DAN KESEMPATAN
INVESTASI DENGAN KEBIJAKAN DIVIDEN PADA PERUSAHAAN
MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA



ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan terhadap 35 perusahaan Manufaktur yang terdaftar
di Bursa Efek Jakarta yang membagikan dividen. Masalah dalam penelitian ini
adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara kebijakan dividen dengan biaya
keagenan, resiko pasar dan kesempatan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk
menentukan hubungan antara biaya keagenan, resiko pasar, dan kesempatan
investasi dengan kebijakan dividen.

Sesuai permasalahan yang diteliti, maka variabel penelitian ini adalah
Biaya Keagenan (BETA), Resiko Pasar (SALESG) dan Kesempatan Investasi
(AGENCYC). Alat pengujian hipotesis yang digunakan adalah Metode Uji T.
Hasil pengujian secara individual menunjukkan bahwa terdapat dua
variabel yang memiliki P-value nilai t signifikan, yaitu variabel resiko pasar
(BETA) dan kesempatan investasi (SALESG), sedangkan variabel biaya keagenan
(AGENCYC) tidak berpengaruh secara signifikan.



SKRIPSI AKUNTANSI
SKRIPSI EKONOMI PEMBANGUNAN
SKRIPSI ILMU EKONOMI
SKRIPSI MANAJEMEN
SKRIPSI AKUNTANSI

HUBUNGAN ANTARA PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN DENGAN EFEKTIVITAS PENGENDALIAN BIAYA (Survei Pada 5 Hotel di Kota Tasikmalaya)

HUBUNGAN ANTARA PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN DENGAN EFEKTIVITAS PENGENDALIAN BIAYA
(Survei Pada 5 Hotel di Kota Tasikmalaya)



ABSTRAK
]
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi konsep akuntansi pertanggungjawaban yang diterapkan sebagai alat manajemen pada suatu perusahaan jasa dalam mencapai efektivitas pengendalian biaya dan untuk pertanggungjawaban dengan efektivitas pengendalian biaya.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik survey yaitu metode penelitian yang mengambil sample dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data, diproses kemudian dianalisis serta dibandingkan dengan teori yang ada sedangkan pengujian data diperlukan langkah-langkah yaitu pengujian data dan rancangan pengujian hipotesis.
Dari hasil penelitian yang telah penulis laksanakan di lima hotel kota Tasikmalaya, perusahaan tersebut telah menerapkan akuntansi pertanggungjawaban dengan cukup baik, hal ini dapat diketahui berdasarkan kondisi-kondisi yang harus dipenuhi.
Hasil akhir pengujian yang diperoleh dari dua pusat pertanggungjawaban pada lima hotel yang menjadi responden adalah bahwa terdapat hubungan yang positif antara penerapan akuntansi pertanggungjawaban yang memadai dengan efektivitas pengendalian biaya, dengan tingkat korelasi 60 % dimana pengujian yang dilakukan menggunakan Analisis Koefisien Korelasi rank Kendall.


SKRIPSI AKUNTANSI
SKRIPSI EKONOMI PEMBANGUNAN
SKRIPSI ILMU EKONOMI
SKRIPSI MANAJEMEN
SKRIPSI AKUNTANSI

HUBUNGAN ANTARA BIAYA TRANSAKSI DAN POST EARNINGS ANNOUNCEMENT DRIFT : STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEJ

HUBUNGAN ANTARA BIAYA TRANSAKSI DAN
POST EARNINGS ANNOUNCEMENT DRIFT : STUDI EMPIRIS PADA
PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEJ


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti-bukti empiris tentang hubungan antara biaya transaksi langsung dan biaya transaksi tidak langsung terhadap return tidak normal kumulatif setelah terjadinya suatu perisatiwa tertentu yaitu pengumuman laba. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini ada dua yaitu : H1 : Harga saham, sebagai proksi dari kebalikan biaya transaksi langsung, berhubungan negatif dengan post earnings-announcement drift, dan H2 : Volume perdagangan saham tahunan dalam rupiah, sebagai proksi dari kebalikan biaya transaksi tidak langsung, berhubungan negatif dengan post earnings-announcement drift.
Objek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ, telah menerbitkan laporan keuangan setiap tanggal 31 Desember untuk tahun-tahun 2002, 2003 dan 2004, sahamnya aktif diperdagangkan, frekuensi perdagangannya minimum 75 kali untuk jangka waktu 3 bulan menjelang tanggal pengumuman laporan keuangan dan selama periode pengamatan, perusahaan tersebut selalu memperoleh laba. Data tentang perusahaan yang terdaftar di BEJ pada tahun 2002-2004. Data ini dapat diperoleh dari JSX Fact Book tahun-tahun 2002-2004 atau dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD) tahun 2002-2004.
Dalam menguji hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dilakukan analisis data yang menggunakan model regresi berganda. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini harga saham yang merupakan proksi dari kebalikan biaya langsung dari transaksi perdagangan saham, berhubungan negatif dengan post earnings-announcement drift. Tinggi atau rendahnya harga saham tidak mempengaruhi post earnings-annnouncement drift. Hipotesis yang menyatakan bahwa volume perdagangan saham tahunan dalam rupiah, yang merupakan proksi dari kebalikan biaya transaksi langsung dari transaksi perdagangan saham, berhubungan negatif dengan post earning-announcememt drift secara statistik tidak terbukti.
Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa penelitian ini membuktikan bahwa biaya transaksi perdagangan saham tidak berpengaruh terhadap post earning-announcement drift.

Kata Kunci : biaya transaksi langsung, biaya transaksi tidak langsung, post earnings-announcement drift.


SKRIPSI AKUNTANSI
SKRIPSI EKONOMI PEMBANGUNAN
SKRIPSI ILMU EKONOMI
SKRIPSI MANAJEMEN
SKRIPSI AKUNTANSI

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN FOODS AND BEVERAGES DI BURSA EFEK JAKARTA: PERIODE TAHUN 2001-2004

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR MODAL
PERUSAHAAN FOODS AND BEVERAGES DI BURSA EFEK JAKARTA:
PERIODE TAHUN 2001-2004

ABSTRAK

Penelitian ini menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal pada perusahaan foods and beverages di Bursa Efek Jakarta. Sample yang digunakan adalah perusahaan makanan dan minuman (foods and beverages) yang aktif di perdagangan Bursa Efek Jakarta dari tahun 2001-2004 dan telah menerbitkan laporan keuangan selama periode pengamatan. Dengan metode purposive sampling diperoleh 18 perusahaan yang diteliti. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program eViews 4.
Dalam penelitian ini variabel dependen yang digunakan adalah Struktur Modal (DTA), sedangkan variabel independennya adalah Tangible Assets (FTA), Firm Size (SIZE), Operating Leverage (DOL), Profitability (NPM), Liquidity CR), dan Growth Sales (GS). Hasil penelitian ini adalah Tangible Assets (FTA), Firm Size (SIZE), Liquidity (CR) dan Growth Sales (GS) berpengaruh negatif terhadap Struktur Modal (DTA). Sedangkan Operating Leverage (DOL) dan rofitability (NPM) berpengaruh positif terhadap Struktur Modal (DTA). Dan hanya Tangible Assets (FTA), Operating Leverage (DOL), dan Liquidity (CR) yang berpengaruh secara signifikan terhadap Struktur Modal (DTA). Pengaruh dari keenam variabel independen (FTA, SIZE, DOL, NPM, CR, dan GS) terhadap variabel dependen (DTA) sebesar 32.91 %.

Kata kunci : Tangible Assets, Firm Size, Operating Leverage, Profitability, Liquidity, Growth Sales, dan Struktur Modal.

SKRIPSI AKUNTANSI
SKRIPSI EKONOMI PEMBANGUNAN
SKRIPSI ILMU EKONOMI
SKRIPSI MANAJEMEN
SKRIPSI AKUNTANSI

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG GO PUBLIC DI BEJ PERIODE 2000-2003

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG GO PUBLIC DI BEJ PERIODE 2000-2003


ABSTRAK

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui secara empiris pengaruh dari risiko bisnis (bussines risk), struktur aktiva (tangibility of assets), profitabilitas (profitability) dan ukuran perusahaan (firm size) terhadap struktur modal. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan manufaktur go public di BEJ pada periode 2000-2003. Data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh dari publikasi laporan keuangan dalam Indonesian Capital Market Directory, yang tersedia di Pojok BEJ MM UII. Metode analisis data yang digunakan untuk melakukan pengujian hipotesis analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Risiko bisnis (bussines risk), struktur aktiva (tangibility of assets), profitabilitas (profitability) dan ukuran perusahaan (firm size) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap struktur modal (F=212.368; p=0.000; R²adj=0.869). Koefisien determinasi sebesar 0.869 tersebut menunjukkan bahwa, 86.9% dari variasi yang terjadi dalam struktur modal perusahaan ditentukan atau disebabkan oleh variasi yang terjadi pada Risiko bisnis (bussines risk), struktur aktiva (tangibility of assets), profitabilitas (profitability) dan ukuran perusahaan (firm size). (2) Risiko bisnis berpengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur modal perusahaan (b1=-0.158; p=0.029); (3) Struktur aktiva berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal perusahaan (b2=0.062; p=0.000), (4) Profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur modal perusahaan (b3=-1.441 p=0.000), (5) Ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal perusahaan (b4=0.165 p=0.000).


SKRIPSI AKUNTANSI
SKRIPSI EKONOMI PEMBANGUNAN
SKRIPSI ILMU EKONOMI
SKRIPSI MANAJEMEN
SKRIPSI AKUNTANSI